Siswa SMK Wijaya Putra Surabaya Semangat Ikuti Sosialisasi Ke-BPK-an

154

Sebanyak 70 siswa-siswi SMK Wijaya Putra Surabaya mengadakan studi observasi ke Kantor BPK Jawa Timur pada Kamis, 20 Februari 2020. Kedatangan rombongan siswa dengan didampingi enam orang guru pendamping ini bertujuan untuk mengenal BPK lebih dekat dan sebagai referensi dalam pembelajaran Akuntansi.

Siswa jurusan Kompetensi Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga ini sangat bersemangat mengikuti seluruh kegiatan yang disiapkan oleh panitia dari Subbagian Humas. Dimulai dengan office tour, para siswa menyimak penjelasan yang disampaikan oleh pemandu dari staf Subbagian Humas tentang sarana prasarana yang tersedia di Kantor BPK Jawa Timur. Sebagian siswa terpantau mendokumentasikan kegiatan office tour menggunakan ponsel masing-masing.

Puncak studi observasi dipusatkan di Ruang Auditorium melalui penyampaian materi ke-BPK-an dibawakan oleh Kepala Subbagian Humas Shinta Lamria sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Kepala Subbagian Humas menjelaskan secara singkat tentang kelembagaan dan tugas BPK dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Materi ke-BPK-an disampaikan dengan bahasa yang ringan agar mudah dipahami oleh para siswa.

Pada sesi tanya jawab, salah seorang siswa menanyakan bagaimana bentuk pengembalian kekayaan negara yang telah dikorupsi dan diusut oleh KPK. Atas pertanyaan ini, Kepala Subbagian Humas menjelaskan bahwa BPK memiliki fungsi auditif, bukan penegakan hukum. Fungsi auditif BPK dapat digambarkan dengan memotret suatu kondisi untuk membandingkan antara kondisi yang ada dengan kondisi yang seharusnya. Apabila ditemukan kondisi yang tidak sesuai, BPK menyatakan penyebab ketidaksesuaian kondisi dan memberikan rekomendasi untuk ditindaklanjuti. “Jika ada indikasi atau dugaan telah terjadi penyelewengan atau korupsi, BPK akan meneruskan informasi tersebut kepada aparat penegak hukum,” jelasnya.

Selain penyampaian materi ke-BPK-an, di sela-sela sosialisasi, panitia dari Subbagian Humas membagikan doorprize kepada para siswa. Selain itu, para siswa dan guru pendamping juga diajak #TikTokchallenge bersama untuk memeriahkan acara. Seluruh peserta sosialisasi menyambut ajakan untuk bergoyang Tik Tok yang sedang trend di kalangan generasi milenial ini dengan semangat.

Sosialisasi Ke-BPK-an diakhiri foto bersama para peserta dengan narasumber dan panitia. Melalui kegiatan ini, diharapkan public awareness tentang BPK dapat terbangun dan para siswa dapat menjadi duta-duta BPK untuk menjelaskan tugas dan fungsi BPK kepada masyarakat.