Audit BPK Jangan Dipolitisasi

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman mengingatkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas audit Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak dimanfaatkan untuk mengganggu pelaksanaan pilkada serentak 2015. Usul penundaan pilkada disebutnya mengada-ada.

“Agenda kebangsaan (pilkada) harus menjadi prioritas, tidak boleh dikalahkan apa pun. Kalau ada problem internal (KPU), tidak boleh menggagalkan agenda itu,” kata Irman Gusman seusai diskusi Forum Senator untuk Rakyat bertajuk Lika-Liku Pilkada 2015 di Jakarta, Minggu (21/6).

Menurut Irman, temuan BPK atas audit KPU yang menguak potensi kerugian negara sebesar Rp 334 miliar bagaimanapun caranya harus diproses. Namun, imbuhnya, itu jangan sampai mengganggu agenda utama pelaksanaan pilkada serentak.

Irman mengaku belum melihat adanya permainan politis atas temuan BPK yang disebut kalangan legislator akan berimplikasi pada penundaan pilkada serentak itu. Dia hanya menekankan agar pelaksanaan pilkada tidak terganggu oleh hal apa pun.

[Selengkapnya …]