Peringatan Hari Pahlawan ke 64 di BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur

277

2bupacara-10-novSidoarjo – Dalam rangka memperingati hari Pahlawan ke 64 tahun, BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan ke 64 tahun pada hari Selasa, 10 November 2009 yang diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Upacara yang dilaksanakan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur Jalan Raya Juanda Sidoarjo ini dimulai pukul 08.00 dan dipimpin oleh Kepala Sub Auditorat Jawa Timur IV BPK RI Provinsi Jawa Timur Sumaryaminingsih, SH.MM sebagai inspektur upacara. Pada upacara ini, inspektur upacara membacakan amanat Menteri Sosial DR.Salim Segaf Al Jufri pada Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2009.

Dalam sambutannya, Menteri Sosial mengenang peristiwa 10 November 1945 di Surabaya sebagai pertempuran dimana segenap komponen bangsa bersatu padu melawan penjajahan kolonial Belanda yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia. Meskipun dihadapkan pada persenjataan kaum penjajah yang serba lengkap dan modern, rakyat tidak gentar menghadapinya. Melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2009 yang mengambil tema “Dengan Semangat dan Nilai-Nilai Kepahlawanan, Kita Perkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia”, Menteri Sosial mengajak untuk bersama-sama bahu membahu merapatkan barisan memberikan sumbangsih yang terbaik bagi bumi pertiwi tercinta.

Pada kesempatan ini, Menteri Sosial menyampaikan pesan bagi para pelajar/mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa untuk belajar dengan tekun agar kedepan dapat melahirkan ide-ide kreatif dan cemerlang bagi kemajuan bangsa dan negara. Hal ini diharapkan menjadi cambuk bagi kita untuk lebih giat lagi menguasai ilmu dan teknologi. Bagi para birokrat, berilah pelayanan yang terbaik, cepat dan mudah bagi masyarakat serta tidak melakukan perbuatan yang mengarah pada tindakan-tindakan yang dapat merugikan kepentingan bangsa dan negara.

Menteri Sosial juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan yang terbaik sesuai dengan profesi masing-masing dilandasi semangat dan nilai-nilai kepahlawanan, seperti pantang menyerah, percaya pada kemampuan diri sendiri, bekerja tanpa pamrih dan selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan. Akhirnya Menteri Sosial berharap Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2009 dapat berjalan dengan khidmat, tidak hanya bersifat seremonial semata dan dapat menumbuhkembangkan nilai-nilai kepahlawanan dan memantapkan wawasan kebangsaan kepada seluruh masyarakat.(ftn)