Pemkab Banyuwangi Kuras APBD untuk Lawan Corona

29

Menghadapi ancaman Corona yang sudah pandemik, sudah seperti perang. Pemkab Banyuwangi pun tidak setengah-setengah, karena sudah merealokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 guna pencegahan dan penanganan Corona.

Realokasi anggaran itu mencapai Rp 21 miliar, yang digunakan untuk menambah bed isolasi, alat rapid test (tes cepat) untuk warga, juga penambahan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis.

Termasuk penambahan ventilator dan respirator sebagai alat bantu pernapasan bagi pasien. Selain itu, sebagian dana itu bakal digunakan untuk membeli masker, hand sanitizer, alkohol, disinfektan, dan berbagai penunjang medis lainnya.

”Kita tidak berharap, terus bareng-bareng mencegah, tetapi ini untuk antisipasi,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas usai menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda, Senin (23/3).

Realokasi APBD itu sesuai Peraturan Mendagri 20/2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah yang diterbitkan pemerintah pusat untuk membantu daerah menangani Covid-19.

Anas menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh direktur rumah sakit se-Banyuwangi, baik swasta maupun milik pemerintah, untuk melakukan identifikasi perkiraan berapa peralatan kesehatan yang bakal dibutuhkan.

 Karena kekurangan itu, Anas melakukan realokasi anggaran. Total anggaran yang disiapkan Rp 21 miliar. “Realokasi APBD ini sudah kami proses,” kata Anas.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Widji Lestariono merinci anggaran tersebut berasal dari empat pos. Yakni APBD dari Dinas Kesehatan, RSUD Blambangan, RSUD Genteng, dan Belanja Tidak Terduga (BTT).

”Pemkab Banyuwangi juga telah mencadangkan dana  BTT sebesar Rp 5 miliar untuk berjaga-jaga bila dibutuhkan. Semua fokus untuk penanganan covid 19,” kata Rio, sapaan akrabnya.

Rio menambahkan, saat ini di Banyuwangi telah ada 32 bed isolasi. Dengan realokasi anggaran, diperkirakan ada penambahan 19 bed lagi, jadi total 51 bed. “Ventilator juga akan tambah, sekitar 25 ventilator akan disiapkan,” jelas Rio.

[Selengkapnya …]