Terima Kunjungan Mahasiswa STIESIA, BPK Jawa Timur Sosialisasikan Materi Ke-BPK-an

70

Berbicara di hadapan 61 orang mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa (HIMA) Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya, Kepala Sekretariat Perwakilan Jawa Timur Pujo Sumekto mendorong generasi milenial agar terus berinovasi memajukan bangsa. Inovasi diperlukan dalam segala lini, termasuk dalam pemerintahan. Menurut Kepala Sekretariat, pada tahun 2019 BPK Jawa Timur telah menghasilkan belasan inovasi yang berasal dari pemikiran para pegawainya. Inovasi-inovasi itu bertujuan meningkatkan pelayanan dan kinerja para pegawai BPK Jawa Timur.

Hal itu diungkapkan Kepala Sekretariat saat membuka acara Sosialisasi Ke-BPK-an dalam rangka government visit, Selasa, 26 November 2019 kepada rombongan mahasiswa STIESIA yang diampu oleh Kepala Program Diploma III STIESIA Surabaya Hendri Soekotjo.  

Sebelum mengikuti sosialisasi ke-BPK-an di Ruang Auditorium, para mahasiswa dipandu staf Subbagian Humas mengikuti office tour di lingkungan Kantor BPK Jawa Timur. Mahasiswa diajak melihat fasilitas-fasilitas yang disediakan untuk menunjang kinerja pegawai, seperti poliklinik, ruang laktasi, alat fitnes, lapangan tenis, ruang rapat, dan ruang pelayanan Pusat Informasi dan Komunikasi (PIK).

Sementara itu, dalam sosialisasi ke-BPK-an, para mahasiswa memperoleh penjelasan seputar kelembagaan BPK dan pelaksanaan tugas BPK yang disampaikan oleh Kepala Sekretariat sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Kepala Subbagian Humas Shinta Lamria. Untuk menyelaraskan dengan tema acara “Memperkaya Wawasan melalui Pengimplementasian Sistem Manajemen pada Instansi Pemerintahan Guna Mewujudkan Generasi Milenial yang Berkualitas”, narasumber menyisipkan materi manajemen dalam penyampaian sosialisasi ke-BPK-an. Dalam manajemen pegawai, sesuai tugas pokoknya, jumlah pemeriksa di BPK Jawa Timur lebih besar dibandingkan pegawai non-pemeriksa. Manajemen pemeriksaan juga diatur sedemikian rupa untuk memudahkan para pemeriksa. “BPK Jawa Timur telah menjamin biaya pemeriksaan selama di lapangan, sehingga para pemeriksa dapat fokus pada kegiatan pemeriksaannya,” jelas Kepala Sekretariat. 

Selain penyampaian materi ke-BPK-an, moderator juga membuka kesempatan tanya jawab terkait materi. Dalam sesi ini, beberapa mahasiswa mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar BPK, di antaranya tentang langkah-langkah pemeriksaan BPK dan kewenangan BPK dalam menetapkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN).

Pada akhir acara, panitia sosialisasi menyelenggarakan evaluasi materi ke-BPK-an secara daring (online) dan memberikan doorprize kepada tiga mahasiswa dengan hasil tertinggi. Selain itu, doorprize jugadiberikan kepada mahasiswa yang telah aktif bertanya dan mahasiswa yang berhasil menjawab quiz dari panitia. Sesuai tema acara, setelah mengikuti sosialisasi ke-BPK-an, mahasiswa diharapkan dapat memperkaya wawasan terkait BPK guna mewujudkan generasi milenial yang berkualitas.