Seragam Gratis Gagal Lelang, Plt Wali Kota Pasuruan Minta Maaf

13

Pemkot Pasuruan tetap berupaya menganggarkan kembali seragam gratis di tahun 2020 nanti. Ini setelah tahun 2019, program seragam sekolah gratis untuk SD-SMP negeri/swasta se-Kota Pasuruan gagal lelang.

Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo ST, menyampaikan gagal lelang seragam gratis di 2019 dikarenakan penyedia barang tidak ada yang bisa memenuhi persyaratan yang kompeten untuk memenuhi persyaratan yang diharapkan.

“Pertama-tama kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di Kota Pasuruan, karena di tahun 2019 ini apa yang kita berikan kepada masyarakat (program seragam gratis sekolah) mengalami gagal pelelangan. Gagal lelang karena memang tak adanya penyedia barang yang bisa memenuhi persyaratan secara kompeten,” ujar Raharto Teno Prasetyo ST, Selasa (26/11).

Menurut Teno, pihaknya tetap mengupayakan untuk mengajukan kembali di tahun depan. Dengan harapan pemberian seragam gratis itu selain meringankan beban orang tua juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Pasuruan.

“Dan saya mohon dukungan kepada semua fraksi di gedung utara (Gedung DPRD, red.). Karena saya akan menganggarkan seragam sekolah ini di tahun 2020 nanti. Kita bersinergi dalam hal kesejahteraan masyarakat,” jelas Raharto Teno Prasetyo.

Tak hanya siswa SD-SMP negeri/swasta, namun sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) negeri/swasta se-Kota Pasuruan juga bakal menerima seragam gratis. “Bedanya di tahun 2020, bukan hanya SD-SMP negeri swasta. Akan tetapi, MI dan MTs negeri swasta se-Kota Pasuruan yang sudah terdaftar juga kami anggarkan. Sekali lagi saya mengucapkan mohon maaf dan insyaallah, kesalahan ini tak akan terulang lagi di tahun 2020. Tentunya, masyarakat bisa menikmati program ini secara langsung tentang APBD kita sifatnya langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ucap Teno.

Tentu saja bertambahnya seragam sekolah untuk MI dan MTs berdampak pada anggaran seragam. Semula anggaran biaya sekitar Rp 7 miliar dari APBD Kota Pasuruan naik menjadi Rp 10 miliar. “Akan ada tambahan siswa yang akan mendapatkan seragam gratis di tahun 2020 nanti. Dari awalnya sekitar 20 ribu siswa menjadi 28 ribu siswa,” kata Teno.

[Selengkapnya …]