Kasus Proyek Pembangunan SMPN II Ketapang, Kejaksaan Tahan Mantan Kadisdik Sampang

25

Pasca melakukan penahanan terhadap beberapa tersangka kasus proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMPN II Ketapang 2016, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sampang menahan JR, mantan Kepala Disdik Kabupaten Sampang, Senin (30/9/19). JR diketahui menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) saat bangunan tersebut ambruk karena diduga tidak sesuai RAB.

Menurut Kasi Pidsus Kejari Sampang, Edi Sutomo, pihaknya menerima berkas perkara dari penyidik Polres Sampang dengan tersangka JR dalam kasus ambruknya proyek RKB SMPN II Ketapang.

Ia juga mengatakan bahwa tersangka JR dalam pelimpahan berkas perkara secara kooperatif, karena dari penyidik, tersangka menyerahkan diri hingga dilimpahkan kepada Kejari Sampang. “Kami titipkan selama 20 hari ke depan di Rutan kelas IIB Sampang karena beberapa pertimbangan seperti melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mengulangi perbuatannya,” katanya, kemarin (1/10).

Seperti diketahui, kasus ambruknya gedung sekolah di Ketapang tersebut menyeret dua pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang inisial J dan R. Saat itu, J diketahui sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan R sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Sementara AZ sebagai pihak konsultan pelaksana.

Dalam kasus ini, kegiatan pembangunan RKB dianggarkan senilai Rp 134 juta. Proyek tersebut dikerjakan oleh inisial MT dengan meminjam CV kepada AZ selaku Direktur CV Amor Palapa. Dalam perjalanannya, AZ diberi uang Rp 2,5 juta setelah berhasil meminjamkan CV. Bukannya dikerjakan sendiri, ternyata MT masih melemparkan pekerjaan proyek tersebut kepada NR, sehingga nilainya pun tersunat menjadi kecil yaitu Rp 75 juta. 

[Selengkapnya …]