Dispendik Jatim Alokasikan Rp 200 Miliar untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan di Pulau Madura

88

Pemprov Jatim memberikan perhatian lebih dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Madura. Tahun ini Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan Jatim mengalokasikan sejumlah anggaran untuk kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Saiful Rachman menyatakan, anggaran yang dialokasikan untuk program-program di Madura mencapai Rp 200 miliar. Dana itu dialokasikan untuk beragam kebutuhan. Di antaranya untuk tunjangan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT), seragam gratis, serta rehabilitasi sekolah. Juga untuk program SMA dual track, bosda madin, bantuan peralatan, dan SPP gratis. “Sasaran untuk bisa madin juga bertambah,” katanya.

Program terbaru untuk peningkatan SDM adalah pengasuhan siswa berbasis pesantren. Untuk tahap awal, program Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa itu menyasar satu lokasi terlebih dahulu. Yakni di perbatasan Pamekasan dan Sumenep.

Mantan Kepala Badan Diklat Jatim tersebut mengatakan, program pengasuhan siswa berbasis pesantren itu menyasar anak-anak yang kurang mampu. Juga anak-anak yang ditinggal orang tuanya bekerja di luar negeri. “Mereka diampu. Ada pengasuhan, siang sekolah, malam mengaji. Seperti pesantren,” ungkapnya.

Anggaran program tersebut termasuk dalam Rp 200 miliar yang dialokasikan untuk Madura. Untuk mendukung program pengasuhan siswa berbasis pesantren, nanti juga dibangun asrama. Pembangunan akan dimulai pada tahun ini. Saat ini, ujar Saiful, tahapan pembangunan asrama masih diproses dengan konsultan.

Melalui program itu, anak-anak usia sekolah diharapkan bisa mendapat pendidikan yang lebih baik. Mereka juga bakal mendapat pengasuhan, termasuk makan dan minum yang dibiayai provinsi. “Sasarannya bisa 200 siswa,” imbuhnya.

Program pengasuhan berbasis pesantren tersebut digagas agar anak-anak bisa hidup semakin berkelayakan. Terutama untuk pendidikan di masa depan. Golnya, harap Saiful, tingkat pendidikan dan taraf hidup generasi penerus bangsa di Madura juga semakin baik.

[Selengkapnya …]