Minta BPK Audit Pembangunan Venue

243

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) membawa berkah bagi Banyuwangi. Dengan adanya Porprov, Pemkab Banyuwangi bisa membenahi sarana-sarana olahraga. Bahkan Pemkab meminta pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit khusus pembangunan venue yang digunakan Porprov.

“Kami mendapat berkah dari Porprov. Kalau tidak ada Porprov, belum tentu sarana-sarana olahraga itu dibenahi,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Rabu (27/5).

Menurut Anas, seluruh pembangunan dan renovasi venue yang digunakan untuk Porprov, menggunakan dana APBD Banyuwangi. Tidak ada bantuan dana dari Pemprov Jatim. Anas mengatakan, untuk pembangunan dan renovasi venue, menyerap dana APBD Banyuwangi sekitar Rp 27 miliar. Renovasi juga melibatkan swasta.

Agar tidak terjadi masalah di kemudian hari, Anas meminta khusus kepada BPK untuk melakukan audit. Bahkan beberapa kontraktor yang melakukan renovasi, telah ada yang mendapat denda dari BPK.

“Ada yang telah kena denda, karena tidak sesuai. Banyak yang sakit perut. Tapi lebih baik sakit perut sekarang, daripada di kemudian hari,” kata Anas.

[Selengkapnya …]