Pemutaran Tiga Film Pendek BPK RI di Ciputra XXI Surabaya

186
Pemutaran Tiga Fillm Pendek BPK - Ciputra XXI Surabaya
Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur (tiga dari kiri) dalam pemutaran tiga film pendek BPK bersama perwakilan dari Biro Humas dan Bupati Probolinggo (empat dari kiri)

 

BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur mengadakan acara pemutaran tiga film pendek BPK RI di Ciputra XXI, Surabaya pada hari Kamis, 9 Oktober 2014. Acara nonton bersama ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur, Muzakkir, Biro Humas BPK RI, Konsultan Management System International (MSI), Juhani Grossman dan Kepala Daerah maupun pihak yang mewakili Kepala Daerah se-Jawa Timur.

 

Laporan dari Biro Humas BPK RI membuka rangkaian acara. Dalam laporan Biro Humas tersebut disebutkan bahwa proses pembuatan film sudah dimulai sejak bulan April 2013 dengan bantuan dan dukungan dari USAID melalui proyek Strenghtening Integrity and Accountability yang dikelola oleh Konsultan MSI. Pupuk Production House menjadi pemenang lelang yang melaksanakan proses penulisan storyline, skenario, pemilihan pemain dan sutradara, pengambilan gambar, hingga proses editing dan finishing.

 

Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur mewakili Auditor Utama Keuangan Negara (Tortama) V memberikan sambutan antara lain bahwa tujuan pembuatan film pendek adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat atas hasil pemeriksaan BPK dengan bahasa yang mudah dan dalam suatu alur cerita. Film pendek ini akan menjadi salah satu sarana publikasi untuk meningkatkan kesadaran publik tentang keberadaan, peran, dan kontribusi BPK terhadap perbaikan akuntabilitas pengelolaan keuangan Negara.

 

Film pendek yang diputar tersebut diberi judul Kertas si Onas, Uang Rujak Emak, dan Cerita Kami. Tema film tersebut terkait dengan hasil pemeriksaan pelayanan ibadah haji, Tenaga Kerja Indonesia (TKI), dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ari Ibnu Hajar menyutradarai Kertas si Onas, Sofyan D. Surza menyutradarai Uang Rujak Emak, dan Chairun Nissa menyutradarai Cerita Kami. Keseluruhan durasi tiga film pendek tersebut adalah 1 jam 15 menit.

 

Para tamu undangan yang menghadiri acara nonton bersama sangat antusias menyaksikan ketiga film pendek BPK. Bupati Probolinggo dan Walikota Madiun pun memberikan testimoni yang berisi pujian dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh BPK dalam meningkatkan kesadaran publik tentang peran BPK.

 

Meskipun ketiga film pendek tersebut tidak menggambarkan seutuhnya laporan hasil pemeriksaan BPK, namun sudah cukup memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat tentang hasil pemeriksaan BPK dan bagaimana dampaknya pada perbaikan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Dengan demikian, BPK dapat lebih dikenal keberadaannya dan dirasakan kontribusinya oleh masyarakat.