Kuliah Umum Krisis Keuangan Global

209
Kuliah Umum Ketua BPK RI di Unibraw Malang
Kuliah Umum Ketua BPK RI di Unibraw Malang
Malang, Ketua BPK RI, Anwar Nasution menjadi pembicara dalam acara Kuliah Umum bertajuk “Krisis Keuangan Global dan Indonesia” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Brawijaya Malang pada 14 Mei 2009. Dalam acara yang diikuti oleh mahasiswa FE Unibraw itu, turut hadir mahasiswa Rektor Unibraw, Yogi Sugito beserta jajarannya dan Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur, Zindar Kar Marbun beserta beberapa staf.

“Dalam proses globalisasi, kesulitan perekonomian Amerika Serikat telah menjalar dengan  cepat ke seluruh dunia, termasuk Indonesia” kata Ketua BPK RI. Secara umum, kondisi perekonomian dan industry perbankan Indonesia, kebijakan moneter dan fiscal lebih baik daripada saat krisis 1997. Namun, ada berbagai faktor penyebab sulitnya penanganan krisis global. Pertama, krisis dewasa ini sudah mendunia, tidak lagi terbatas pada kawasan tertentu. Kedua, lembaga keuangan internasional dan regional memiliki kemampuan mengulurkan bantuan pada 1997-1998. Ketiga, pada 1997 mudah menarik modal asing ataupun memperoleh kredit dari pasar komersil internasional. Ketua BPK juga menjelaskan beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghadapi krisis global. Yaitu jaminan atas deposito pada perbankan, upaya penyelamatan bank dengan cara penanganan kesulitan likuiditas dan penyehatan modal bank, serta kebijakan fiscal yang mendukung pembangunan dengan tiga sasaran.

Sasaran tersebut adalah menciptakan program dan proyek pembangunan yang berdampak menggerakan perekonomian nasional, memperluas lapangan kerja dan membantu masyarakat yang menderita akibat penurunan kegiatan perekonomian dan melakukan investasi untuk meningkatkan produktivitas dan tingkat laju pertumbuhan ekonomi jangka panjang.(ftn)