Jelang Tutup Tahun, Serapan APBD Gresik Baru Mencapai 75 Persen

55

Menjelang tutup tahun anggaran 2018, ternyata serapan anggaran di jajaran Pemkab Gresik masih belum sesuai dengan target yang diharapkan. Hingga pertengahan Desember 2018, serapan anggaran di masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) baru mencapai sekitar 75%. Mengingat mepetnya waktu, serapan itu idealnya harus sudah di atas 95% atau 100%.

Sebagaimana dikatakan Kepala Bagian Pembangunan Pemkab Gresik, Ida Lailatus Sya’diyah. Menurutnya, rendahnya angka serapan anggaran itu diketahui setelah Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi APBD (Tepra) melakukan evalusi triwulan III dan IV. Untuk OPD yang serapan anggarannya belum sesuai terget itu harus bisa dioptimalkan. ”Sebab, jika tidak, akan berdampak pada tahun anggaran berikutnya,” jelas Ida, Senin (17/12).

Sementara, terkait hal itu, Ketua DPRD Gresik, H Ahmad Nurhamim, mengaku heran. Ia mengatakan telah meminta kepada empat Alat Kelengkapan DPRD (AKD) agar melakukan Rapat Kerja (RK) dengan OPD yang menjadi mitra mereka.

”Langkah ini ditempuh agar jangan sampai hingga akhir tahun ada kegiatan atau program yang telah dianggarkan tapi tak bisa dituntaskan. Program atau kegiatan dan serapan anggaran di masing-masing OPD sebelum tutup tahun 2018 saya minta harus tuntas. Hal ini dilakukan karena program itu para OPD yang mengusulkan,” ujarnya.

Padahal, tambah Nurhamim, saat pembahasan RAPBD para OPD getol dan meyakinkan DPRD agar kegiatan itu disetujui. Menurut Nurhamim, jangan sampai OPD hanya bisa mengusulkan program atau kegiatan, namun tak bisa menjalankan.

[Selengkapnya …]