APBD 2019 Kabupaten Jember Defisit Rp 351,5 Miliar

31

APBD 2019 Kabupaten Jember mengalami defisit sebesar Rp 351,5 miliar lebih. Defisit ini dikarenakan penambahan di pos anggaran Dinas Pendidikan sebesar Rp 117,8 miliar lebih, yang diproyeksikan untuk penambahan anggaran operasional sekolah (BOS).

Selain itu, penambahan anggaran juga diberikan kepada Bakesbangpol Jember sebesar Rp 1 miliar. Tambahan anggaran tersebut rencananya untuk mendukung kegiatan festival HAM Internasional yang akan diselenggarakan di Jember.

“Defisit diperkenankan asalkan tidak melebihi batas yang diijinkan. Jadi sah-sah saja, kerena nanti dalam perubahan APBD masih ada anggaran tambahan yang didapatkan. Jadi defisit adalah anggaran Pemkab Jember,” ujar Bupati Jember dr Faida usai penetapan APBD 2019 di gedung DPRD Jember, Senin (29/10).

Faida juga menjelaskan, arah pembangunan tahun 2019 mengacu pada 22 janji kerja. Yakni Jember mandiri dan Jember kota wisata berbudaya. “Dua hal tersebut mendapat proporsi utama, meski tidak meninggalkan tiga kelompok dalam 22 Janji Kerja: Jember Sehat, Jember Maju Iptek dan Imtak, dan Jember Bersih,” kata Faida.

Faida berharap dengan disahkannya APBD, organisasi perangkat daerah (OPD) bisa mengimbangi percepatan pengesahan APBD ini. Karena Tim Anggaran dan Badan Anggaran telah bekerja lebih cepat, lebih awal, dan keputusannya lebih awal.

[Selengkapnya …]