Pemkot Madiun Luncurkan BPNTD bagi Warga Kurang Mampu

81

Pemkot Madiun meluncurkan program bantuan pangan non tunai daerah (BPNTD), Selasa (15/5). Program ini merupakan perwujudan dari visi-misi Pemkot Madiun, salah satunya, percepatan penanggulan kemiskinan.

Dengan harapan, BPNTD itu dapat mengentaskan atau paling tidak mengurangi angka kemiskinan di Kota Madiun.

“Yang jelas, untuk lebih mensejahterakan masyarakatnya, selain meluncurkan BPNTD, Pemkot Madiun juga untuk program kesehatan sudah melaksanakan program Jamkesmasta 2013 lalu. Ini sebelum progam Kartu Indonesia Sehat (KIS) pemerintah pusat. Sedang di bidang pendidikan, Kota Madiun melaksanakan wajib belajar (Wajar) 12 tahun di 2014. Sedang, program sekolah tingkat menengah atas diambil alih provinsi 2017 lalu,” kata Wali Kota Madiun, H. Sugeng Rismiyanto, SH.M.Hum, saat Pemkot Luncurkan BPNTD Bagi Warga Kurang Mampu di halaman Balai Kota Madiun, Selasa (15/5).

Dikatakan oleh Wali Kota Sugeng Rismiyanto, bantuan di bidang pendidikan juga menyasar jenjang perkuliahan. Pemkot menyiapkan 250 bantuan beasiswa mahasiswa (BBM). Besarannya, Rp 750 ribu perbulan per mahasiswa hingga lulus. Walikota berharap masyarakat kurang mampu di Kota Madiun juga dapat menuntut ilmu hingga perkuliahan.

“Bantuan ini bersifat stimulus dan bagi penerima diharapkan dapat memanfaatkan sebaik mungkin,” pintanya.

[Selengkapnya …]