Dana untuk Lahan Frontage Road Sidoarjo Perlu Ditambah

21

Anggaran proyek frontage road (FR) Waru–Buduran sudah dialokasikan Rp 84 miliar. Namun, anggaran tersebut belum cukup. Karena itu, pada perubahan anggaran keuangan (PA) APBD 2018, pemkab memberikan tambahan dana. Dari kalkulasi sementara, kekurangannya Rp 46 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Sidoarjo Sigit Setyawan menyatakan, alokasi anggaran Rp 84 miliar itu digunakan untuk membebaskan lahan milik warga di tujuh desa. Yakni, Kedungrejo, Waru, Gedangan, Sruni, Tebel, Banjarkemantren, dan Buduran.

Dari perhitungan kasar, anggaran Rp 84 miliar itu belum cukup untuk membebaskan seluruh lahan. Paling tidak, dana yang dibutuhkan mencapai Rp 130 miliar. Artinya, anggarannya masih kurang Rp 46 miliar. ’’Memang kurang, cuma pastinya nanti menunggu,’’ ucap Sigit.

Kebutuhan anggaran FR baru bisa dipastikan setelah tim appraisal turun ke lapangan. Tim itulah yang akan menaksir nilai tanah milik warga. Saat ini tim appraisal belum dibentuk. Pemkab dan Kantor Pertanahan Sidoarjo masih memverifikasi data. ’’Kemungkinan, bulan depan tim appraisal terbentuk. Setelah itu, kalau ada tambahan dana diajukan dalam PAK,’’ jelasnya.

Perkembangan proyek FR Waru–Buduran memang sangat lambat. Dari rencana jalur sepanjang 9,4 km, yang beres tidak sampai 3 km. Padahal, publik sudah lama menanti.

[Selengkapnya …]