Disiapkan Anggaran Revitalisasi PDTS Kebun Binatang Surabaya Rp 32 Miliar

139

Sejak pengelolaan Kebun Binatang Surabaya diambil alih dari swasta ke Pemerintah Kota Surabaya pada 2013, berbagai pembenahan terus dilakukan pengelola untuk menarik pengunjung. Tahun ini, anggaran sebesar Rp 32 miliar disiapkan untuk merevitalisasi kebun binatang yang telah berusia 101 tahun tersebut.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) Khoirul Anwar, Selasa (9/1), di Surabaya, mengatakan, revitalisasi dilakukan untuk perbaikan infrastruktur, perbaikan kandang satwa, dan penambahan wahana. Revitalisasi menghabiskan dana Rp 32 miliar dilakukan dalam tahun ini. ”Anggaran revitalisasi berasal dari perusahaan karena pendapatan KBS mulai stabil. Pada 2017, pendapatan Rp 40 miliar sehingga pembenahan tidak perlu menunggu anggaran dari Pemkot Surabaya,” katanya.

PDTS KBS tahun ini akan merevitalisasi kandang beruang, komodo, dan harimau. Kandang satwa-satwa itu akan diubah agar memudahkan pengunjung melihat perilaku satwa. Untuk kandang beruang akan dibuat seperti alam liar, sedangkan di kandang komodo akan dibangun jembatan dan akses bawah tanah. Nantinya, pengunjung bisa melihat perilaku komodo dari sisi atas dan bawah.

Dia juga meminta revitalisasi mengutamakan kebersihan lingkungan. Jangan sampai ada kandang yang kotor sehingga membuat pengunjung tidak nyaman. ”Penggunaan material besi untuk kandang satwa akan dikurangi dan digantikan relief agar kandang makin bersih serta satwa makin nyaman,” ujar Khoirul.

Untuk menarik wisatawan baru, pihaknya akan membangun jogging track, taman, dan tempat outbound bagi anak, kantin pengunjung, dan menunggang gajah dengan kostum raja, seperti di Thailand. Rute yang dilalui melewati kolam air agar memberikan kesan menantang bagi pengunjung.

Cenderung Naik

Khoirul mengatakan, pengunjung terus naik. Pada 2016, jumlah pengunjung mencapai 1 juta orang dan naik menjadi 1,5 juta pada 2017. Tahun ini pengunjung ditargetkan mencapai 2 juta orang karena perbaikan dan pengembangan wahana terus dilakukan. Wisatawan dapat melihat koleksi satwa sebanyak 3.296 ekor dari 297 spesies di area seluas 15 hektar.

”Tahun 2019 kami fokus untuk memindahkan pintu masuk KBS menghadap Terminal Joyoboyo agar mudah diakses oleh wisatawan yang menggunakan trem. Anggaran sebesar Rp 19,4 miliar akan disiapkan,” katanya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta KBS menangkap potensi wisatawan yang berkunjung di Surabaya. ”KBS potensial bagi wisatawan karena memiliki koleksi 60 ekor komodo yang tidak dimiliki kebun binatang lain,” ujarnya.

[Selengkapnya …]