Hanya Hibah Persid dan KONI Jember yang Cair

369

Setelah lama dinanti, dana hibah untuk cabang olahraga (cabor) yang ada di bawah KONI Jember untuk tahun 2017 akhirnya cair. Namun, dana yang telah cair hanya dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember dan Persid Jember. Dana hibah untuk Persid Jember cair sebanyak Rp 847 juta.

“Hibah dana bantuan KONI untuk cabor sudah ada di rekening sejak 30 Desember 2017. Namun, untuk pencairan ke rekening atlet dan pelatih, masih menunggu verifikasi dan rekomendasi dari Dispora,” tutur Ketua KONI Jember Ahmad Halim di sela-sela sosialisasi teknis pembuatan Laporan Pertanggungjawaban bagi cabor-cabor yang diadakan di SMPN 7 Jember kemarin.

Dari pengajuan dana hibah awal KONI sebesar Rp 4 miliar yang disetujui Pemkab Jember hanya Rp 2,04 miliar.  Dana tersebut meliputi beberapa item, yakni belanja wajib dan kegiatan yang sudah terlaksana, serta pembayaran honor atlet dan pelatih. “Belanja wajib seperti honor pengurus dan staf KONI, tapi hanya untuk 6 bulan di 2017 saja,” lanjut Halim.

Sesuai keinginan dari Bupati Jember Faida, mulai tahun ini, terdapat gaji untuk pemain dan pelatih. Mereka akan mendapatkan dana tersebut melalu transfer rekening. “Sekarang masih proses verifikasi dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember. Jadi atlet dan pelatih langsung dapat transfer di rekening Bank Jatim tanpa melalui KONI ataupun cabor,” tutur Halim.

Pencairan melalui rekening juga berlaku untuk item lain seperti honor pengurus dan staf KONI serta penggantian event yang sudah berjalan di 2017. Namun, hanya ada 3 event di tahun 2017 yang disetujui oleh pemkab untuk dibantu penggantian dananya. “Yang disetujui adalah event untuk tenis lapangan, catur dan bulu tangkis. Ketiganya kemarin menggunakan titel bupati cup,” jelas Halim.

Tercatat hanya ada dua bantuan hibah yang disetujui oleh pemkab untuk tahun anggaran 2017 ini. Selain KONI, hibah lainnya diberikan untuk klub sepak bola Persid Jember. “Untuk Persid di 2017, nilai hibah bantuan dari pemkab besarnya mencapai Rp 847 Juta. Itu di luar dana KONI dan sudah ditransfer,” pungkas pria asal Arjasa tersebut.

(jr/ad/aro/das/JPR)

Sumber: jawapos.com/radarjember