Peringatan Kebangkitan Nasional ke 104 di BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur

204

upacara-harkitnas1Sidoarjo – 21 Mei 2012. Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 104 tahun, BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur melaksanakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 104 yang diperingati setiap tanggal 20 Mei pada hari Senin, 21 Mei 2012 yang diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Upacara yang dilaksanakan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur Jalan Raya Juanda Sidoarjo ini dimulai pukul 08.00 dan dipimpin oleh Kepala Sub Auditorat Jawa Timur III BPK RI Provinsi Jawa Timur, Teguh, S.E. sebagai inspektur upacara. Pada upacara ini, inspektur upacara membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Ir.H.Tifatul Sembiring Dalam Rangka Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 104.

Dalam sambutannya, Menteri Komunikasi dan Informatika menyampaikan bahwa jika dihitung dari titik awal kebangkitan nasional tahun 1908 maka pada tahun 2012 ini sudah lebih seratus tahun berproses dalam kesadaran maupun kehidupan untuk menjadi bangsa yang berdaulat, menjadi bangsa yang memiliki identitas dan jatidiri dalam mengarungi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Wajah dan corak ke-Indonesian pun tentunya telah banyak mengalami perubahan dan perkembangan sejalan dengan perjalanan waktu. Demikian halnya, nilai-nilai kebangsaan selama 104 tahun tersebut tentunya telah mengalami pasang surutnya, seiring dengan perubahan jaman dan tuntutan masyarakat itu sendiri. Perubahan dan tuntutan ini mau tidak mau, suka atau tidak suka, pasti akan berada dan menyatu dalam proses perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Seluruh bangsa Indonesia telah sama-sama mengalami dan merasakan betapa perjalanan bangsa Indonesia yang telah berkali-kali mendapatkan gangguan, tantangan, hambatan dan bahkan ancaman, baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Peringatan Harkitnas yang ke 104 tahun 2012 ini menjadi penting, apabila nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai persatuan dan kesatuan, nilai-nilai kejujuran, dan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri ke-Indonesia-an, yang telah dipelopori oleh para pendahulun melalui gerakan “Boedi Oetomo” tersebut, dapat dijadikan suatu enerji bagi langkah-langkah kedepan. Juga sekaligus menjadi renungan dan evaluasi, sejauhmana semangat nasionalisme tersebut terimplementasi dalam setiap potensi, profesi, tugas dan tanggung jawab perilaku masing-masing individu warganegara Indonesia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pada kesempatan ini, Menteri Komunikasi dan Informatika berharap dengan semangat kebangkitan nasional yang telah dirintis oleh para pendahulu, yang diperingati pada tahun 2012 ini, tetap dan terus menjadi obor penerang dan pencerah bagi langkah anak bangsa menjaga dan mengembangkan konstruksi nasionalisme yang bercirikan ke-Indonesia-an sejati. Konstruksi nasionalisme yang berkarakter sebagai bangsa yang bermoral (relegius), karakter sebagai bangsa yang beradab, karakter sebagai bangsa yang bersatu, bangsa yang berdaya, dan karakter bangsa yang berpartisipasi, bagi kejayaan bangsa dan negara Indonesia.