Diperiksa Jaksa, Seragam Gratis di Pemkab Gresik Tak Masalah

219

Siswa-siswi SD dan SMP negeri bakal menerima seragam gratis. Mulai kemarin (15/12), kain dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik itu didistribusikan. Siswa Bawean diutamakan. Pada Kamis sore (14/12), rekanan pemenang lelang mengirimkan kain secara bertahap.

’’Hari ini (kemarin, Red) ada total 40 karung besar yang berisi kain seragam,’’ kata Kadispendik Gresik Mahin kemarin. Itu pun belum semua datang. Jika ditotal, 40 karung berisi 7.040 lembar kain seragam.

Kain juga akan didistribusikan secara bertahap kepada penerima. Untuk yang pertama, dispendik mengutamakan pengiriman ke SDN se-Pulau Bawean. Itulah permintaan Bupati Sambari Halim Radianto.

Sebetulnya kemarin pagi dispendik berencana langsung mengirimkan 40 karung kain seragam tersebut. Namun, pengiriman tertunda karena tidak ada kapal yang berangkat dari Pelabuhan Gresik ke Bawean. ’’Tunggu besok (hari ini, Red). Kalau ada kapal, kain seragam langsung dikirim,’’ ujar Mahin.

Di sisi lain, proyek pengadaan seragam memperoleh perhatian Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Kemarin tim kejari yang dipimpin Kasiintel Marjuki mengecek kesesuaian spesifikasi barang. ’’Daripada timbul hal yang tidak diinginkan, kami cek untuk tindakan pencegahan saja,’’ tutur Marjuki.

Tim kejaksaan mengukur kain. Kain dibagi dalam empat ukuran. Dua atasan kain kemeja putih dan Pramuka masing-masing berukuran 1,5 meter. Dua kain untuk celana atau rok merah dan Pramuka masing-masing berukuran 1,1 meter. ’’Kami cek tadi. Ukurannya sudah sesuai,’’ jelasnya.

Meski demikian, Marjuki tetap meminta laporan tertulis dari dispendik. Pengadaan barang, kata dia, perlu mendapat pengawasan.

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dispendik Nur Maslichah mempersilakan kejaksaan mengawasi pengadaan kain tersebut. Pengawasan itu, kata dia, membuat pihaknya merasa terbantu. ’’Kami transparan,’’ ucap Ica, sapaan karibnya.

Bahkan, bila ukuran kain tidak sesuai atau barangnya rusak, sekolah bisa mengembalikannya kepada dispendik. Barang tersebut bisa ditukar kepada rekanan. ’’Penyedia barang juga setuju dengan ketentuan ini,’’ terang Ica.

Dispendik menyiapkan anggaran Rp 5,16 miliar untuk pengadaan seragam 21 ribu siswa baru SDN dan SMPN. Setelah melalui lelang ulang, pemenang proyek adalah CV Rizalindo Success. Perusahaan asal Surabaya itu menawar Rp 4,55 miliar di antara pagu awal Rp 5,16 miliar.

[Selengkapnya …]