Dinas PU Gresik Anggap Selesai Proyek Puskesmas Gending – Setelah Diaudit BPK Kurang Rp 110 Juta

412

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik memastikan telah menuntaskan proyek gedung baru Puskesmas Gending. Penuntasan itu dilangsungkan setelah audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kekurangan volume pekerjaan sekitar Rp 110 juta.

’’Sudah ditindaklanjuti,’’ kata Kepala DPUTR Bambang Isdianto kemarin (15/2). Bambang mengakui memang ada kekurangan pada pengerjaan gedung Puskesmas Gending oleh kontraktor CV BM. Namun, lanjut dia, rekanan sudah menyelesaikan kekurangan tersebut.

Kekurangan yang dimaksud, kata Bambang, meliputi plesteran dinding, pengecatan dinding bagian dalam dan luar, pengerjaan keramik, serta plafon. ’’Semuanya sudah diperbaiki,’’ tuturnya.

Meski begitu, Bambang mengatakan bahwa dinasnya belum melakukan serah terima bangunan kepada pengguna. Alasannya, proses administrasi belum selesai. ’’Nanti segera dilakukan serah terima (ke dinas kesehatan, Red),’’ ucapnya.

Pada 2016 tiga puskesmas mendapat jatah renovasi. Yaitu, Puskesmas Ujungpangkah, Sembayat, dan Gending. Proyek pengerjaan ditarget selesai hingga akhir Desember 2016. Pengerjaan tiga puskesmas tersebut selesai Desember 2016.

Namun, ternyata masih ada perbaikan di Puskesmas Sembayat. Yaitu, bagian plafon dan keramik. Berdasar hasil audit BPK, kekurangan volume pekerjaan tinggal Rp 13 juta. Perbaikan sudah dilakukan PT RKB Januari lalu.

Puskesmas di jalur pantai utara (pantura) itu pun bisa menempati gedung baru awal Februari ini. Sementara itu, Puskesmas Ujungpangkah ditempati sejak Januari.

Berbeda halnya dengan Puskesmas Gending. Hingga kini, gedung baru di Jalan Veteran tersebut belum ditempati. Untuk sementara, pelayanan puskesmas masih dilakukan di ruko kawasan Jalan Kapten Dulasim.

[Selengkapnya …]