Jebloskan Mantan Sekda Gresik ke Penjara – Kasus Korupsi Melibatkan PT Smelting

282

Mantan Sekretaris Daerah Gresik Husnul Khuluq kehilangan kebebasan sejak kemarin (14/11). Sebagai mantan pejabat karir tertinggi di Pemkab Gresik, figur yang dikenal sebagai tokoh Kota Pudak itu dijebloskan ke sel Rutan Gresik bersama dua orang lain. Mereka terjerat kasus korupsi.

Husnul Khuluq ditahan bersama Dukut Imam Widodo dan Syaiful Bachri. Keduanya adalah mantan pejabat PT Smelting. Penahanan tiga tersangka dilakukan setelah kejaksaan menerima pelimpahan barang bukti dan tersangka dari penyidik Polda Jatim.

Kasus itu bermula dari perjanjian kerja sama antara Pemkab Gresik dan PT Smelting tentang sewa sebagian perairan laut yang masuk kewenangan Pemkab Gresik pada 2006. Dalam kasus tersebut, kerugian negara sekitar Rp 1,37 miliar.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menyerahkan tiga tersangka dan barang bukti kepada Kejari Gresik berdasar lokus kasus, yaitu di wilayah Kabupaten Gresik. Mereka tiba di kantor kejari sekitar pukul 12.00. Pelimpahan berlangsung sekitar empat jam, hingga pukul 17.00.

“Hari ini kami resmi menahan tersangka,” ujar Kasi Intelijen Kejari Gresik Lutchas Rohman.

Lutchas menambahkan, Husnul, Dukut, dan Syaiful disangka melanggar UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya pasal 2 dan pasal 3. Yaitu, menyalahgunakan kewenangan untuk memperkaya dan menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum. Jaksa, kata Lutchas, akan memperbaiki surat dakwaan sebelum kasus itu dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Korupsi Surabaya.

Lilik Indahwati, tim jaksa Kejati Jatim yang mengawal proses tersebut, menambahkan bahwa tempat kejadian perkara tindak pidana tiga tersangka adalah Gresik. “Jadi, secara administratif, registrasi perkaranya memang harus dilakukan di sini,” terang Lilik.

Selesai menjalani pelimpahan di Kejari, Husnul, Dukut, dan Syaiful berganti mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Mereka dikawal jaksa dan plisi menuju Rutan Gresik yang berjarak sekitar 3 kilometer. Tak ada satu pun pertanyaan media yang dijawab ketiganya. Dalam perjalanan dari kejari menuju rutan, Husnul tampak tersenyum. Begitu pula saat hendak masuk rutan. Sementara itu, wajah Dukut dan Syaiful terlihat datar. Namun, ketiganya sama-sama membawa jaket untuk bekal di tahanan.

[Selengkapnya …]

.

Berita terkait sebelumnya :