Sosialisasi ke-BPK-an kepada Mahasiswa Universitas Diponegoro

190

foto bersama

Senin, 25 Januari 2016 BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Sosialisasi Ke-BPK-an dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan Universitas Diponegoro – Semarang. Acara yang bertempat di Auditorium Lt. 2 – Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur ini diikuti oleh sekitar 150 mahasiswa semester VI dan seorang dosen pendamping dari Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Sekretariat BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Joko Agus Setyono, yang sekaligus membuka acara sosialisasi tersebut. Selanjutnya dosen pendamping mahasiswa, Agung Juliarto, turut memberikan sambutan mewakili civitas akademika Universitas Diponegoro. Kemudian sebelum masuk ke sesi pemaparan materi, dilaksanakan pertukaran cinderamata antara BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur dengan Universitas Diponegoro.

awal

pembukaan

Moderator pada sosialisasi ini adalah Ketua Tim Senior dari Subauditorat Jatim IV, N. Diva Mahaendra. Adapun yang bertindak sebagai pemateri adalah Pengendali Teknis dari Subauditorat Jatim IV, Iwan Hery Setiawan. Pada sesi pemaparan materi, Iwan menjelaskan secara singkat antara lain mengenai organisasi BPK, tugas dan wewenang BPK serta jenis-jenis pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK. Selain itu, dijelaskan pula kondisi riil yang dihadapi para pemeriksa dalam menjalankan tugas pemeriksaan.

Selanjutnya para mahasiswa dari Universitas Diponegoro diberikan kesempatan untuk bertanya kepada pemateri, di antaranya mengenai peran BPK untuk mendorong penerapan sistem akuntansi pemerintahan berbasis akrual serta hubungan kerja antara BPK dengan KPK. Setelah sesi tanya jawab, diadakan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen sosialisasi tersebut.

Dengan adanya sosialisasi ini, BPK berharap dapat memberikan pemahaman kepada kalangan akademisi mengenai peran BPK sebagai lembaga negara yang diamanatkan untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara secara bebas dan mandiri. Selain itu, diharapkan dapat terbangun sinergi yang lebih baik antara BPK dengan kalangan akademisi.

sesi materi dan TJ